Mengenal Apa itu Child Free, Sejarah, Plus Minusnya

Minggu, 12 Mei 2024 18:15 WIB

Mengenal Apa itu Child Free, Sejarah, Plus Minusnya

Child free atau memilih untuk tidak memiliki anak menjadi hal yang sekarang menjadi tren, termasuk di Indonesia. Childfree adalah istilah yang mengacu pada orang dewasa atau pasangan menikah yang tidak ingin memiliki anak sendiri atau melalui adopsi, meskipun secara biologis mereka mampu memiliki anak. Berbeda dengan pasangan yang kondisi biologisnya menghalangi mereka untuk hamil dan punya anak.


Namun hal ini tidak selalu terjadi. Dalam masyarakat yang mendorong peningkatan angka kelahiran, peran sebagai ibu sering kali ditampilkan sebagai sesuatu yang alami. Sementara, wanita tanpa anak seringkali digambarkan sebagai orang yang gagal secara biologis. Bagaimana sebenarnya sejarah child free dan dampaknya pada keberlangsungan kehidupan manusia?

Baca juga: Mengatur Keuangan dengan Menggabung Pendapatan, Pernikahan Lebih Bahagia!


Sejarah singkat child free

Konsep child free berasal dari antinatalisme, sebuah gerakan sosial ekstrem yang mengutuk prokreasi manusia dan memandang manusia sebagai hama yang bertanggung jawab atas rusaknya habitat alami. Tidak hanya terbatas pada manusia, beberapa antinatalis juga menganut gagasan bahwa semua prokreasi organik salah secara moral.


Penganut gerakan child free ini menganggap

Kasih Saran, Yuk!