Umumnya, tinggi badan di bawah 145 cm dianggap pendek bagi wanita di Indonesia, karena di bawah rata-rata. Tinggi badan bisa pendek karena sejumlah alasan, termasuk genetika, kekurangan gizi, atau kondisi seperti osteoporosis yang memengaruhi tinggi badan. Lantas, apakah wanita yang bertubuh pendek dapat melahirkan normal?
Sebenarnya, tidak ada patokan tinggi badan tertentu yang dikaitkan dengan persalinan normal. Artinya, tidak selalu wanita dengan tinggi badan kurang dari 145 cm tidak mampu melahirkan normal. Namun, ada beberapa kasus, di mana kondisi medis menyebabkan tubuh pendek membawa pengaruh pada kehamilan.
Bagaimana Tinggi Badan Pendek Mempengaruhi Kehamilan?
Banyak wanita bertanya-tanya dalam hati, Apakah bertubuh pendek dapat melahirkan normal atau memengaruhi kehamilan? Nah, ada beberapa faktor yang perlu dipertimbangkan untuk menetapkan hubungan antara tinggi badan pendek dan kehamilan untuk mengetahui akar penyebab sebenarnya dari dilema tersebut.
Dalam beberapa kasus, tinggi badan pendek seorang wanita memang menimbulkan beberapa komplikasi saat hamil. Berikut ini beberapa di antaranya:
1. Kelahiran Prematur