Ketika hamil, merokok, baik konvensional maupun elektrik, adalah hal yang wajib dijauhi. Tapi bagaimana jika saat menyusui? Yuk temukan jawabannya di sini.
Vape vs Merokok, Beda tapi Tetap Serupa
Vape atau rokok elektrik, bukan lagi barang asing. Ini adalah sejenis “rokok” yang dioperasikan dengan baterai untuk mengubah bahan kimia, termasuk nikotin, menjadi uap, yang kemudian dihirup.
Tak bisa menutup mata, vaping atau merokok elektrik bukan hanya sekadar alternatif untuk merokok, namun sudah menjadi bagian budaya. Tak heran, penikmatnya sangat luas, bahkan hingga merambah ke kalangan ibu menyusui. Di luar itu, nge-vape juga dianggap menjadi opsi lain bagi mereka yang sedang berusaha untuk berhenti merokok.
Namun tak bisa dimungkiri, jika dilihat dari segi medis, ada beberapa pertimbangan bahwa vape tak ubahnya seperti merokok konvensional dengan segala bentuk dampaknya. Di antaranya adalah:
Memiliki kandungan nikotin
Rokok elektrik memanaskan nikotin yang diekstraksi dari tembakau, perasa, dan bahan kimia lainnya untuk menghasilkan aerosol yang dihirup dari vape. Pada rokok tembakau