Gejolak hormon yang dialami remaja ikut andil mempengaruhi mood dan emosinya. Itu sebabnya mereka jadi lebih sensitif dan rentan mengalami gangguan emosi termasuk menunjukkan gejala depresi. Depresi pada remaja cukup sering ditemukan. Meskipun sebagian orang berpikir, remaja adalah masa paling indah, mereka berteman dan menikmati masa sekolah.
Tapi jangan salah. Justru masa remaja itu rawan dengan konflik. Baik itu konflik dengan teman, orang tua, termauk pergulatan dengan diri sendiri. Apalagi di era sekarang kasus bullying atau perundungan pada remaja cukup cering ditemukan. Depresi pada remaja dipicu oleh berbagai hal. Sebagai orang terdekatnya, Mums mesti peka dengan kondisi anak, jika ia mengalami gejala depresi, segera ambil langkah untuk mengatasinya.
Baca juga: Kenakalan Remaja, Normal atau Tidak?
Penyebab dan Gejala depresi pada remaja
Gejala depresi yang muncul pada remaja tentu saja bukan tanpa sebab. Setidaknya ada 4 pemicu munculnya gejala depresi, di antaranya :