Hamil Anggur: Gejala, Penyebab, dan Cara Menanganinya

Sabtu, 13 April 2024 05:15 WIB

Hamil Anggur: Gejala, Penyebab, dan Cara Menanganinya

Hamil anggur atau kehamilan mola merupakan komplikasi kehamilan yang sebenarnya jarang terjadi. Hamil anggur adalah terjadinya pertumbuhan sel di dalam rahim yang tidak biasa, yang disebut trofoblas. Sel-sel ini seharusnya tumbuh menjadi organ yang memberi makan janin yang sedang tumbuh, yaitu plasenta.

Ada 2 jenis hamil anggur, yaitu hamil anggur lengkap dan hamil anggur parsial atau sebagian. Pada kehamilan anggur lengkap, jaringan plasenta membengkak dan tampak membentuk kista berisi cairan, tetapi tidak ada janin di dalamnya.

Pada hamil anggur parsial, sebagian plasenta memiliki jaringan teratur dan sebagian lagi tidak teratur. Kemungkinan terdapat janin, tetapi janin tersebut tidak dapat bertahan hidup. Janin biasanya mengalami keguguran pada awal kehamilan. Hamil anggur dapat menimbulkan komplikasi serius, termasuk kanker langka, sehingga hamil anggur memerlukan penanganan sedini mungkin.


Gejala Hamil Anggur

Pada awalnya, hamil anggur mungkin tampak seperti kehamilan pada umumnya. Ketika Mums melakukan tes kehamilan, biasanya hasilnya positif. Namun, gejala yang menyertai kehamilan anggur ini tidak biasa. Sebagian besar hamil anggur menimbulkan gejala, meliputi:

Kasih Saran, Yuk!