Beragam komplikasi persalinan sering kali terjadi tidak terduga dan bersifat spontan. Salah satu di antaranya adalah inversion uteri. Kendati jarang terjadi, inversio uteri ini perlu diwaspadai.
Apa itu inversion uteri yang bikin tim medis siap siaga penuh mengantisipasi hal ini. Sebab jika tim medis tidak siap, risiko perdarahan hebat bahkan kematian mungkin saja terjadi.
Baca juga: 4 Jenis Persalinan yang Perlu Mums Tahu
Apa itu Inversio Uteri?
Uterine inversion atau inversio uteri memiliki hubungan yang erat dengan komplikasi persalinan. Yaitu komplikasi persalinan yang cukup serius saat persalinan, di mana rahim terbalik sebagian atau sepenuhnya.
Kendati kasus ini jarang sekali terjadi, namun cukup serius untuk segera diatasi. Kendati tidak ada konsensus yang jelas mengenai jumlah kejadiannya, namun sebuah studi menunjukkan tingkat kejadiannya bervariasi antara 1 dari setiap 3.500 persalinan hingga 1 dari 20.000 persalinan. Umumnya terjadi dalam 24 jam pertama setelah persalinan.