Untuk mendukung tumbuh kembangnya, anak memerlukan asupan gizi yang cukup, salah satunya melalui sarapan. Sarapan bermanfaat memenuhi kebutuhan energi anak, dan menunjang aktivitas hariannya. Nah, sarapan sehat itu tidak sekadar membuat anak kenyang, tapi mengandung nutrisi yang berkualitas.
Manfaat sarapan ini menjadi salah satu temuan terbaru Studi South East Asian Nutrition Surveys II (SEANUTS II) yang sudah dirilis 2022 lalu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsumsi susu pada saat sarapan meningkatkan asupan mikronutrien esensial bagi anak-anak.
Banyak Anak Indonesia tidak Sarapan
Dijelaskan peneliti utama SEANUT II, dokter spesialis anak konsultan tumbuh kembang, Prof. Dr. dr. Rini Sekartini, Sp.A(K), SEANUTS mempelajari tantangan pemenuhan gizi pada anak-anak yang sangat penting bagi kesehatan dan tumbuh kembang yang optimal.
Ternyata terungkap melalui penelitian ini bahwa di Indonesia, hanya 32% anak berusia 2 hingga 12 tahun yang mengkonsumsi sarapan yang memadai. Maksud sarapan yang memadai adalah sarapan yang cukup terdiri dari menu yang beragam.
Apa akibat anak tidak sarapan dengan gizi memadai? Menurut Prof. Rini, tentu saja kebutuhan mikronutrisinya tidak terpenuhi, dalam hal ini vitamin dan mineral. Kemungkinan anak hanya mendapatkan nutrisi makro dari