Perdarahan Pasca Persalinan pada Ibu Masih Tinggi, Bidan Jadi Garda Terdepan 

Senin, 26 Agustus 2024 14:48 WIB

Perdarahan Pasca Persalinan pada Ibu Masih Tinggi, Bidan Jadi Garda Terdepan 

Perjuangan seorang wanita tidak berhenti setelah fase mengandung dan melahirkan. Fase setelah melahirkan juga menjadi masa-masa krusial, yang tidak boleh diabaikan oleh siapa pun. Pasalnya, angka kematian ibu saat melahirkan di Indonesia masih cukup tinggi, yaitu 189 dari 100.000 kelahiran hidup. Indonesia pun menempati peringkat kedua tertinggi di ASEAN.


Kementerian Kesehatan Indonesia menyebutkan, salah satu penyebab paling umum kematian pada ibu ialah perdarahan pasca melahirkan. Saat ditemui, dr. R. Detty Siti Nurdiati Z, MPH., Ph.D., Sp.OG (K)., Spesialis Obstetri dan Ginekologi Konsultan – Perhimpunan Obstetri dan Ginekologi Indonesia & peneliti Department Obstetri dan Ginekologi Fakultas Kedokteran Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada, menjelaskan bahwa setiap persalinan dapat menyebabkan perdarahan. 


Karenanya, dr. Detty menekankan pentingnya melakukan tindakan preventif, seperti skrining faktor risiko, tindakan pencegahan, dan penegakan diagnosis sebagai langkah pertama yang krusial dalam mencegah perdarahan pascapersalinan atau Postpartum hemorrhage (PPH). 


“Dengan melakukan tindakan preventif yang tepat, risiko kematian

Kasih Saran, Yuk!