Stres Berlebihan Menyebabkan Keguguran

Selasa, 27 Agustus 2024 09:09 WIB

Stres Berlebihan Menyebabkan Keguguran

Bisakah terlalu banyak stres menyebabkan keguguran? Keguguran adalah hilangnya kehamilan sebelum minggu ke-20. Keguguran juga dapat disebut sebagai aborsi spontan. Diperkirakan sekitar 10% hingga 20% kehamilan yang diketahui berakhir dengan keguguran. Namun, jumlah sebenarnya mungkin lebih tinggi. Hal ini disebabkan karena banyak keguguran terjadi sangat awal pada kehamilan, sebelum orang menyadari bahwa mereka hamil.


Keguguran dini paling sering disebabkan oleh masalah pada kromosom yang mengganggu perkembangan embrio. Namun, penelitian telah menemukan bahwa beberapa bentuk stres dapat meningkatkan risiko keguguran.

Baca juga: Jangan Panik, Pendarahan Saat Hamil Belum Tentu Keguguran

Stres Kronis Dapat Menyebabkan Kehamilan

Para peneliti maupun dokter dan ahli kesehatan sampai saat ini belum memiliki suatu kesimpulan pasti apakah stres merupakan faktor risiko signifikan untuk keguguran. Beberapa pakar bahkan mengklaimnya sebagai mitos.

Beberapa ahli mengklaim stres bukan merupakan faktor penyebab keguguran, sementara yang lain menyatakan stres dapat meningkatkan risiko dalam berbagai cara. Tapi yang jelas, Stres dapat menyebabkan komplikasi lain selama kehamilan, yang dapat memengaruhi kesehatan ibu hamil dan janin.

Periode stres singkat yang tidak mengganggu kehidupan seseorang secara

Kasih Saran, Yuk!