Memar pada Bayi, Apakah Normal?

Rabu, 26 Juni 2024 20:29 WIB

Memar pada Bayi, Apakah Normal?
Ella Nurlaila

Ella Nurlaila

Bagikan :

Berbeda dengan usia batita atau balita, bayi usia 7-12 umumnya pergerakannya masih terbilang biasa. Di fase ini seorang bayi mulai belajar duduk, merangkak, berdiri hingga berjalan. 


Walaupun aktivitasnya masih cukup terbatas, namun di usia ini bayi sering kali mengalami memar di bagian tubuh tertentu. Kondisi ini jelas membuat Mums panik dan bingung mengapa memar pada bayi bisa terjadi bahkan ketika tidak terbentur atau jatuh. 


Memar pada Bayi, Apa yang Terjadi? 


Pada anak dan balita, memar jadi sesuatu yang lumrah terjadi, mengingat geraknya yang makin aktif. Bermain, berlari, memanjat, melompat, dan banyak lagi yang berujung pada terbentur, terjatuh, bahkan terluka. Termasuk balita yang baru belajar berjalan. Area tubuh yang sering bermasalah ini seperti bagian bawah dan dahi balita. 


Memar pada bayi baru lahir mungkin terjadi akibat proses persalinan. Karena itu tidak perlu dikhawatirkan. Sementara itu memar pada bayi di tempat penitipan anak atau yang memiliki kakak laki-laki mungkin mengalami memar karena terbentur mainan yang dilempar.


Memar terjadi

Kasih Saran, Yuk!